Skip to main content Skip to search

SPT Pajak

90% Pelaporan SPT Tahunan Lewat E-Filing DJP Online

Sebanyak 95,97% pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan dilakukan secara online. Pelaporan secara manual mengalami penurunan.

Berdasarkan data Ditjen Pajak (DJP) realisasi penyampaian SPT tahunan hingga 18 Maret 2020 pukul 07.26 WIB tercatat sebanyak 7,76 juta SPT tahunan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 11,06% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 6,99 juta SPT tahunan.

“Disampaikan update perbandingan jumlah penyampaian SPT tahunan pada 18 Maret 2020 dan 18 Maret 2019. Data diambil hari ini pukul 07.26 WIB,” demikian informasi dari DJP.

Jika melihat saluran pelaporannya, SPT yang disampaikan secara manual ada sekitar 312.669 atau turun sekitar 23,31% dibandingkan dengan realisasi pada 18 Maret 2019 yang tercatat sebanyak 407.704 SPT tahunan.

Dibandingkan dengan total SPT tahunan yang sudah masuk, jumlah penyampaian secara manual ini tercatat hanya mencapai 4,03%. Pada periode yang sama tahun lalu, penyampaian SPT tahunan secara manual tercatat sebanyak 5,83%.

Sementara itu, penyampaian SPT tahunan secara elektronik (online) hingga pagi tadi sebanyak 7,45 juta. Jumlah ini sekaligus menorehkan kenaikan 13,19% dibandingkan performa pelaporan pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 6,58 juta.

Jika diperinci, pelaporan SPT melalui e-Filing Ditjen Pajak (DJP) masih mendominasi yaitu 6,91 juta atau 89,03% dari total pelaporan SPT tahunan. Jumlah tersebut meningkat 10,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 6,24 juta. Namun persentasenya turun tipis karena tahun lalu masih 89,28% dari total pelaporan SPT.

Saluran terbanyak kedua yang dipakai wajib pajak melaporkan SPT tahunan secara elektronik adalah e-Form. Per 18 Maret 2020, pelaporan melalui e-Form mencapai 429.774 (5,54% dari total SPT yang sudah disampaikan), naik hingga 64,13% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 261.855 (3,75% dari total SPT yang sudah disampaikan). Simak artikel ‘Mau Lapor SPT Pakai E-Filing atau E-Form? Cek Bedanya di Sini’.

Selanjutnya, penyampaian SPT melalui e-SPT tercatat sebanyak 96.253 atau naik 21,51% dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun lalusebanyak 79.216. Adapun persentase pelaporan SPT melalui e-SPT tersebut sebanyak 1,24% dari total SPT yang sudah masuk.

Sementara itu, penyampaian SPT tahunan melalui e-Filing Application Service Provider (ASP) tercatat sebanyak 12.357, melonjak signifikan dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu 150 SPT. Kendati demikian, porsinya hanya 0,16% dari total pelaporan SPT tahunan.

Sumber: DDTC News.


FMB Partner dapat membantu Anda dalam penghitungan dan pelaporan SPT Pajak pribadi maupun badan usaha yang komprehensif. Contact us for info and other tax practice at +6221 5082 0033 or mail to ily@fmbpartner.com

_

Ikuti kami di akun resmi media sosial FMB Group:

Facebook Page

FMB Partner IG Page

FMB&Partner Law Firm IG Page

Read more

Solusi kelebihan atau kekurangan bayar pajak

Wajib Pajak (WP) yang mengalami kekurangan pembayaran pajak yang terutang berdasarkan Surat Pemberitahuan (SPT) harus membayar lunas sebelum SPT tersebut disampaikan.

Sebelumnya, WP disarankan untuk membuat e-Filing. Hal ini penting, untuk mempermudah pelaporan pajak. Sehingga, WP tidak perlu datang ke kantor pajak untuk melapor pajak, cukup dengan mengakses djponline.pajak.go.id.

Berikut adalah langkah-langkah pembayaran kekurangan pajak khusus SPT Pribadi:

  1. Datanglah ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) berdomisili atau berdasarkan identitas NPWP Anda, untuk meminta Surat Setoran Pajak (SSP)
  2. Kemudian lakukan pembayaran di Kantor Pos atau di Bank yang telah ditunjuk
  3. Setelah melakukan pembayaran, Anda akan mendapatkan Bukti Penerimaan Negara (BPN)
  4. Kemudian masukan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) ke dalam e-Filing di kolom Surat Transaksi Penerimaan Negara dan isilah tanggal pembayaran
  5. Simpanlah SPT online
  6. Kirimkan SPT kepada KPP
  7. Selesai

Adapun mengenai kelebihan pembayaran pajak oleh WP, Direktur Penyuluhan dan Pelayanan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan, WP dapat menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi). Dengan catatan, WP tidak memiliki utang pajak lainnya.

DJP Kemenkeu Hestu Yoga mengatakan, “Jumlah pajak yang dibayar lebih besar dari jumlah pajak yang terutang, wajib pajak dapat mengajukan permohonan restitusi ke DJP melalui KPP tempat terdaftar atau berdomisili,”

Selanjutnya pihak DJP akan melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB).

Apabila dalam jangka waktu 12 bulan sejak permohonan restitusi dan DJP tidak memberikan keputusan, maka permohonan dianggap dikabulkan, dan SKPLB diterbitkan dalam waktu paling lambat 1 (satu) bulan setelah jangka waktu berakhir.

Dan jika SKPLB terlambat diterbitkan, kepada wajib pajak diberikan imbalan bunga sebesar 2 persen per bulan terhitung sejak berakhirnya jangka waktu satu bulan tersebut sampai dengan saat diterbitkan SKPLB.

Sementara itu, untuk pajak yang seharusnya tidak terutang, WP dapat mengajukan permohonan restitusi ke kantor DJP melalui KPP tempat terdaftar atau berdomisili, apabila terjadi kesalahan pembayaran pajak atas pajak yang seharusnya tidak terutang.

Pihak DJP akan melakukan penelitian terhadap permohonan pengembalian pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) bulan sejak permohonan Wajib Pajak (WP) diterima secara lengkap dan menerbitkan SKPLB bila hasil penelitian tersebut terdapat pembayaran pajak yang seharusnya tidak terutang.

Apabila hasil penelitian tidak terdapat pajak yang seharusnya tidak terutang, maka DJP harus memberitahu secara tertulis kepada wajib pajak.

FMB Partner dapat membantu Anda dalam penghitungan dan pelaporan SPT Pajak pribadi maupun badan usaha yang komprehensif. Contact us for info and other tax practice at +62 21 5082 0033 or mail to ily@fmbpartner.com

_

Ikuti kami di akun resmi media sosial FMB Group:

Facebook Page

FMB Partner IG Page

FMB&Partner Law Firm IG Page

Read more