Ada berbagai macam persyaratan agar bisa membangun bisnis yang kuat dan besar. Salah satu di antaranya adalah memiliki sistem pembukuan yang mencatat setiap transaksi keuangan. Sistem pembukuan idealnya menyajikan informasi pengeluaran dan pendapatan, disusun secara sistematis dan terperinci agar mampu memberikan gambaran valid tentang segala kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan uang, barang, dan komponen lain seperti utang dan piutang.

Dengan menyusun data keuangan yang sistematis, pelaku bisnis dapat melihat dan menganalisa perputaran modalnya serta mengambil langkah korektif jika terjadi penyimpangan dari rencana semula. Sayangnya, belum semua pelaku usaha memiliki kesadaran akan pentingnya pembukuan keuangan. Untuk itu, artikel ini akan membantu para pelaku usaha, small business dan UMKM untuk mengetahui pentingnya melakukan pembukuan atau akuntansi.

Sumber: Sweeney Conrad

Sumber: Sweeney Conrad

Dengan melakukan pembukuan maka akan semakin mudah untuk para pelaku usaha mengambil strategi jitu untuk mendongkrak bisnis mereka. Para pelaku UMKM atau small business, khususnya skala mikro memang masih enggan membuat laporan pembukuan. Padahal setiap perusahaan termasuk skala mikro dan kecil wajib memiliki sistem pembukuan dan laporan keuangan usaha sebagai alat manajemen kinerja.

Pembukuan pun dapat digunakan sebagai peta dalam membuat keputusan yang tepat untuk memaksimalkan profit, pengaturan arus kas, hingga mengambil perencanaan strategis. Syarat usaha mikro untuk menjadi besar adalah harus bisa membuat perencanaan strategis. Hal ini sulit dicapai oleh pelaku usaha yang tidak menerapkan pembukuan karena mereka cenderung tidak mampu memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan perusahaan.

Kondisi ini membuat pelaku usaha tidak dapat melihat jelas apakah bisnisnya benar-benar menguntungkan. Perusahaan juga tidak bisa mengetahui perkembangan, keuntungan, dan prospek usahanya untuk memudahkan perusahaan dalam meminjam modal tambahan atau menggaet investor di saat yang diperlukan. Karena lembaga keuangan mensyaratkan perusahaan yang layak diberi pinjaman harus berjalan minimal berjalan dua tahun dan memiliki prospek yang baik.

Dengan memisahkan keuangan dan mencatat setiap transaksinya, pelaku usaha akan lebih mudah menerapkan pembukuan biaya berupa pelacakan, pencatatan, dan analisis terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan. Pembukuan biaya berperan membantu manajemen usaha dalam proses pengendalian dan perencanaan untuk memperbaiki efisiensi serta kualitas, baik untuk keputusan rutin maupun strategis atau jangka panjang.

Dengan sistem yang terkendali, perusahaan dapat mengatur biaya-biaya cadangan yang diperlukan untuk kondisi tertentu, misalnya renovasi tempat usaha ataupun membahagiakan karyawan dengan liburan bersama.

Kegunaan yang tak kalah penting dari pembukuan yakni untuk urusan pajak usaha/UMKM. Hal ini karena pembukuan menjadi suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan seperti harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, diakhiri dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca, dan laporan laba rugi yang diperlukan untuk periode Tahun Pajak tersebut.

Sumber: cdn-az.allevents.in

Sumber: cdn-az.allevents.in

Ada kalimat bijak yang mengatakan, “Apa yang bisa Anda ukur, bisa Anda kontrol. Apa yang bisa Anda kontrol, bisa Anda tingkatkan”. Alat ukur bagi sebuah usaha menjadi sangat penting jika seseorang ingin mengontrol dan meningkatkan hasil dari usaha tersebut. Alat ukur yaitu akuntansi/pembukuan tidaklah sulit untuk dilakukan bila Anda giat mencatat setiap transaksi usaha atau bila Anda memiliki seseorang yang membantu melakukan semua pencatatan dengan terpercaya.

FMB Consultant hadir untuk membantu Anda  melakukan pembukuan yang terperinci dan terpercaya. Dengan tim yang telah berpengalaman lebih dari 8 tahun, kami akan menyediakan jasa pembukuan yang dapat meningkatkan prospek bisnis Anda. Untuk diskusi santai mengenai pembukuan, Anda dapat kunjungi www.fmbconsultant.com atau hubungi Managing Partner kami di ivan@fmbconsultant.com

 

Official LinkedIn Page | www.fmbconsultant.com

 

Artikel ini dikelola dari berbagai sumber:
Business Lounge Journals dan Industri Bisnis.com